Penggunaan Huruf Kapital yang Benar Sesuai Kaidah PUEBI

lavozdelpitic.com – Huruf kapital adalah huruf besar pada alfabet semacam A, B, C, D yang adalah kebalikan dari huruf alfabet kecil semacam a, b, c, d. Ada kaidah penggunaan huruf kapital yang sudah diatur di dalam Pedoman Universal Ejaan Bahasa Indonesia ataupun PUEBI yang wajib dimengerti.

Mengenali penggunaan huruf kapital bagi EYD sangat berarti paling utama jika Kamu wajib menulis bacaan yang sifatnya resmi semacam pesan dinas, dokumen lembaga pemerintahan dan sebagainya. Ketentuan PUEBI mencakup pada keadaan apa saja huruf kapital dapat diterapkan ke dalam suatu kata.

13 Ketentuan Penggunaan Huruf Kapital

Ada ketentuan penggunaan huruf kapital 368MEGA yang telah dipaparkan di dalam Panduan Universal Ejaan Bahasa Indonesia( PUEBI). Di sana dipaparkan kalau huruf kapital wajib diterapkan pada saat tertentu dan juga terdapat keadaan dimana huruf kapital malah tidak boleh digunakan.

10 Aturan Penggunaan Huruf Kapital Yang Benar [Update] - Deepublish

1. Diletakkan pada Huruf Awal Dini Kalimat

Tiap dini kalimat baik dini paragraf ataupun kalimat di tengah dan akhir paragraf wajib memakai huruf kapital pada huruf pertamanya. Kalimat yang memakai huruf kapital pada huruf pertamanya apabila kalimat tersebut dipisahkan ciri titik di depannya, ciri tanya ataupun ciri seru.

Berikut contoh penggunaan huruf kapital:

  • Diana bahagia memasak nasi goreng buat makan pagi. Ia akan bangun jam 5 pagi buat bersiap memasak di dapur.
  • Gimana triknya kita dapat hingga ke sekolah saat sebelum jam 8 pagi?
  • Jangan sempat menyisakan santapan lagi!

2. Huruf Awal buat Nama Orang dan Julukan

Penggunaan Huruf kapital juga digunakan buat menulis huruf awal dari nama orang baik nama depan ataupun nama balik. Julukan yang dipunyai seorang juga wajib dituliskan dengan huruf kapital buat huruf depannya. Berikut contoh Penggunaan huruf kapital:

  • Lydia Cantika
  • Budi Rahardjo
  • Dian Meriana
  • Ayah Pembangunan Indonesia

3. Buat Memulai Kalimat dalam Petikan Langsung

Dalam suatu bacaan tertulis semacam novel, cerpen dan sebagainya umumnya akan terdapat petikan langsung yang berisi diskusi obrolan antar tokoh. Penggunaan Huruf kapital dituliskan pada huruf awal di dini kalimat petikan langsung terlepas dari apakah petikan langsung terdapat di dini ataupun akhir kalimat.

  • Budi mengatakan kepada Andi,“ Tolong bawakan novel tugas ke sekolah!”
  • “Para pelajar yang akan menjajaki tes telah bergairah datang semenjak pagi,” kata penjaga sekolah
  • “Ia akan datang,” kata Rina dengan lemas,“ tentu ia akan hingga sebentar lagi.”

4. Menulis Gelar Kehormatan, Gelar Keagamaan, Gelar Akademik dan Sebagainya

Penggunaan Huruf kapital juga digunakan buat menulis huruf awal dari gelar-gelar kehormatan semacam gelar akademik, gelar keagamaan, gelar kebangsawanan, gelar generasi yang sehabis gelar tersebut diiringi oleh nama seorang. Contoh gelar yang ditulis huruf besar adalah Doktor, Ustadz, Teuku dan sebagainya.

Berikut contoh penggunaan huruf kapital buat gelar kehormatan:

  • Doktor Adyaksa Budiharjo
  • Teuku Muhammad Umar
  • Mahaputra Hatta
  • Kyai Haji Ahmad Dahlan

Aturan Penulisan Singkatan Sesuai PUEBI

5. Gelar ataupun Sapaan Kehormatan

Penggunaan Huruf kapital juga digunakan buat menyebut sapaan kehormatan baik sapaan tersebut terpaut dengan sapaan keagamaan, sapaan profesi, generasi, maupun nama jabatan. Huruf kapital dapat digunakan walaupun sapaan kehormatan tidak diiringi dengan nama orang.

Berikut contoh Penggunaan huruf kapital buat sapaan kehormatan:

  • Terimakasih sudah datang, Yang Mulia
  • Terimakasih buat bantuannya, Dokter
  • Maafkan aku, Kyai
  • Siap laksanakan, Jenderal!
  • Selamat datang, Prof

6. Nama Orang yang Digunakan Sebagai Nama Teori ataupun Rumus

Sebagian nama ilmuwan ataupun pakar di dunia ini diabadikan jadi nama suatu teori ataupun rumus baik buat ranah sains maupun ilmu sosial. Nama ilmuwan ataupun pakar yang digunakan sebagai nama teori ataupun rumus wajib dituliskan dengan Penggunaan huruf kapital semacam berikut:

  • rumus Phytagoras
  • hukum Pascal
  • teori Newton

7. Nama Suku, Bahasa, Bangsa dan Aksara

Penggunaan Huruf kapital juga buat menuliskan nama suku, bangsa, bahasa, dan juga aksara. Tetapi huruf kapital tidak digunakan buat menulis kata“ bahasa, suku, bangsa” yang diiringi nama di belakangnya. Berikut contoh Penggunaan huruf kapital:

  • suku Jawa
  • bangsa Arya
  • bahasa Jepang
  • aksara Kaganga

8. Penyusunan Nama Kitab Suci, Nama Agama, dan Perihal yang Terpaut dengan Ketuhanan

Huruf awal dari nama sesuatu agama ataupun keyakinan, nama kitab suci dan perihal yang berkaitan dengan ketuhanan wajib dituliskan memakai huruf kapital sebagai wujud penghormatan. Berikut contohnya:

  • Islam
  • Kristen
  • Katolik
  • Hindu
  • Buddha
  • Angkatan laut(AL) Qur’ an
  • Tripitaka
  • Tuhan
  • Allah Yang Maha Besar
  • Atas kehendak-Nya kita tentu menang

9. Faktor Nama Jabatan Dan Pangkat

Huruf kapital juga digunakan buat menuliskan faktor nama jabatan dan pangkat dari seorang yang di belakangnya diiringi dengan nama tempat, nama lembaga ataupun nama orang. Berikut contoh penggunaan huruf kapital buat faktor nama jabatan dan pangkat:

  • Sekretaris Jenderal ASEAN
  • Jenderal Besar Tentara Nasional Indonesia(TNI) Raden Soedirman
  • Guru Besar Universitas Indonesia
  • Duta Besar Jepang buat Indonesia

PENGGUNAAN (PENULISAN) HURUF KAPITAL SESUAI EYD (PUEBI) - PENDIDIKAN  KEWARGANEGARAN

10. Nama Hari, Bulan dan Tahun Dan Hari Raya

Penyusunan nama hari, bulan dan tahun wajib memakai huruf besar ataupun kapital. Nama hari raya dan hari besar keagamaan juga wajib memakai huruf kapital. Berikut contoh dari konsumsi huruf besar buat nama-nama hari, bulan dan sebagainya.

  • tahun Masehi
  • tahun Hijriah
  • bulan September
  • bulan Januari
  • hari Maulid
  • hari Nyepi

11. Penyusunan Faktor Geografi yang Diiringi Nama Geografi

Unsur-unsur geografi semacam daratan, sungai, lembah, teluk, danau, laut, samudera dan bentang alam di muka bumi yang diiringi dengan nama geografi wajib ditulis memakai huruf besar ataupun kapital. Berikut contoh Penggunaan huruf kapital terpaut dengan nama geografi:

  • Samudera Hindia
  • Daratan Asia
  • Selat Bali
  • Pulau Kalimantan
  • Danau Singkarang
  • Sungai Kapuas
  • Gunung Fuji

Tetapi faktor geografi semacam danau, sungai, laut, pulau yang di belakangnya tidak dibubuhkan nama tempat tidak butuh ditulis dengan Penggunaan huruf kapital. Berikut contoh kata yang tidak memakai huruf kapital adalah makan di atas danau, berenang di sungai, menyeberangi laut, mengelilingi pulau.

12. Menulis Asal Wilayah buat Sesuatu Produk dan Kebudayaan

Produk yang berasal dari wilayah tertentu biasanya akan dituliskan dengan mencantumkan nama asal wilayah. Nama asal wilayah buat produk ataupun kebudayaan semacam tarian, lagu dan sebagainya wajib ditulis dengan Penggunaan huruf kapital. Berikut contoh penulisannya:

  • batik Solo
  • coto Makassar
  • tari Aceh
  • film Korea

13. Nama Negeri, Provinsi, Kota dan Organisasi

Penggunaan Huruf kapital buat menuliskan nama negeri, nama kota dan juga organisasi. Berikut contohnya:

  • Inggris
  • Perserikatan Bangsa-Bangsa
  • London

Penggunaan huruf kapital yang lumrah dikenal adalah pada kata di dini kalimat. Tetapi tidak hanya buat dini kalimat, huruf kapital juga digunakan pada penyebutan nama tempat, nama orang, nama bulan dan yang lain. Mengenali kaidah Penggunaan huruf kapital sangat berarti dalam penyusunan kalimat baku.